Yakuza Moon

Penulis : Shoko Tendo

Penampilan fisik Shoko Tendo tidak berbeda dengan perempuan muda Jepang lainnya. Dia baru terlihat beda setelah melepas pakaian dan memperlihatkan tato yang menghiasi hampir sekujur tubuhnya.

Posisinya sebagai seorang putri tokoh mafia Jepang, Yakuza, tidak bisa menolak saat tubuhnya dipenuhi rajah beraneka bentuk dan warna itu. Pada usianya yang genap 39 tahun, dia menerbitkan buku yang mengisahkan suka dukanya sebagai putri gangster lewat bukunya, Yakuza Moon.

Dalam buku yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris itu, dia mengatakan bahwa usaha polisi menangkapi anggota gangster malah membuat pelaku kejahatan tersebut sulit ditemukan dan dilacak. “Semakin keras polisi berusaha, semakin cepat yakuza bersembunyi di bawah tanah dan membuat aktivitas mereka bertambah sulit dilacak,” katanya saat diwawancarai Reuters.

Tendo bisa mengungkapkan itu karena dia adalah putri bos Yamaguchi-gumi, yakuza terbesar di Jepang. Yamaguchi-gumi digambarkan sebagai kelompok yakuza elite dengan dandanan ala gangster Italia lengkap dengan jas, mobil impor nan mewah, serta motor Harley-Davidson.

Dibesarkan dengan ide kuat mengenai kehormatan, Tendo tumbuh sebagai anak yang dimanja. Dan, untuk menunjukkan statusnya, kulit Tendo ditato lelaki yang kerap mengunjungi rumah keluarganya.

Di luar rumah, dia sering mendapatkan ejekan. Dia pun terperosok sebagai pecandu narkoba. Kehidupan Tendo berputar di dunia gangster ketika menjadi kekasih beberapa pemimpin gangster.

Tetapi, dunia gelap Tendo berubah ketika kematian mulai mendekatinya. Saat itu, dia dipukuli dan mengalami overdosis obat. “Kejadian itu mengubah hidup saya,” katanya.

Sekarang, dia mengaku sudah menjauhi dunia yakuza yang dia nilai kehilangan tradisi mereka secara drastis. Menurut dia, tidak sulit menjadi anggota gang di Jepang. Sampai sekarang pun, gang-gang tersebut mudah ditemui.

Sebelumnya, gang-gang itu kerap bekerja sama dengan kepolisian untuk menyerahkan tersangka dari tindakan kejahatan yang dilakukan yakuza. Tetapi, kerja sama antara polisi dan gang terhenti ketika hukum kejahatan terorganisasi diperketat pada 1992.

Saat ini, pemasukan terbesar yakuza diperoleh dari kepemilikan saham, properti, dan keuangan. “Yakuza menjadi lebih testruktur seperti mafia Amerika Serikat. Yakuza juga memperluas jaringan mereka antara ahli-ahli bisnis dan ahli kekerasan,” kata Manabu Miyazaki, penulis yang ayahnya juga yakuza.

Harga : Rp. 44.000,-

One Response to Yakuza Moon

  1. ZZZZZZZZZZZZ says:

    aq jg suka bgt ma novel yakuza moon yg isinya trnyata otobiografi penulisnya, shoko tendo. well keren bgt dah tu novel! bagi yg blm baca mesti baca. n yg blm punya bukunya, mesti beli! wajib, kudu, harus, mesti n gag blh gag!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: